Tahun 2013 aku suka main twitter (flashback ceritanya ) sampai sekarang pun masih, dan itu awal-awal aku mulai aktif kembali di twitter. sewaktu itu aku memfollow salah satu pelawak yang aku suka di tv, sebut saja ia bernama Jajang (nama samaran) selang beberapa hari kemudian muncullah twitter si Jajang di beranda twitterku, dirinya menginformasikan bahwa sedang shooting live di daerah itu, karena daerah itu dekat sekali dengan tempat tinggalku, aku langsung bergegas menuju tempat itu dong, maklum karena aku suka nongton acaranya jadinya pengen lihat langsung. Kesana lah aku bersama ibu ku, karena ibu ku pun suka juga sama acaranya, sesampainya di tempat itu ibu ku dengan beraninya menghampiri si jajang, ibuku bilang “Pak Jajang aku fans acara ini” si Jajang bertanya : “tau kami ada disini kata siapa?” dengan polosnya aku menjawab: “tau dari twitter pak jajang” dengan banyaknya orang yang bergerumpulan di tempat itu mungkin membuat jajang tidak konsen saat shooting, dan itu rasanya membuat si jajang kapok untuk update dimana dirinya shooting kembali. *yaelah si jajang ngambek* Soalnya setelah itu aku pantengin timeline si jajang, dia udah gak update tempat live nya lagi. Huft.
Tapi itu tidak membuatku berhenti bertemu langsung dengan si Jajang. Karena ada seorang cewek yang membuat aku tahu tentang kehidupan si Jajang. Sebenernya gue sih gak terlalu suka/ngefens gitu sama jajang, cuman si Jajang itu punya ilmu yang jarang di miliki oleh semua orang jadinya aku terkesan aja gitu. Tapi seorang cewek ini selalu mendukungku untuk aku dekat sama si Jajang. dia bernama Rere (nama samaran). Si Rere ini mengaku kalau dirinya adalah mantannya jajang. Aku pun kenal sama ka Rere lewat twitter, awal aku mention ke Jajang lalu ka Rere jawab mention aku atas pertanyaanku ke si jajang. Jadi ka Rere yang jawab gitu, padahal aku tanya nya ke Jajang. Aku sih percaya aja ya, wong dia mantannya.. tapi tapi awal aku gak tau kalau dia itu mantannya, dia pun ngasi tau ke aku diam-diam. Beruntung banget gak semua fans Jajang di bales sama ka Rere yang dia sendiri tau kehiduppan si Jajang. hanya aku yang ka Rere bales. Kenallah aku sama ka rere mulai lewat dm twitter, whatsapp, sampai telvon-telvonan. Jadi best friend gitu deh.. setelah itu aku percaya banget kalau ka rere adalah mantan si Jajang. Ka rere ini open sekali sama aku, dia bilang si jajang itu pernah menjalin hubungan dengannya padahal si jajang sendiri udah punya istri dan anak dua.
![]() |
| hahahahaha |
Sebagian percakapan aku sama ka rere :
"kamu suka sama jajang yaa, ciee"
"gak kok kak, aku cuman terkesan aja dengannya dan ingin
menjadi muridnya"
"awal sih jadi guru kamu, tapi nanti jadi imam kamu tuhh,,
ciieee"
"ah ka rereee,, ica ajaaa -_- "
Ka rere selalu berusaha deketin aku sama jajang sampai kasih
alamat tempat tinggal si jajang agar aku belajar melawak dengannya. Aku sih iya
in aja kalau aku ngefans banget sama si Jajang, padahal gak terlalu apalagi
mengetahui kalau jajang udah punya bini dan anak 2. ga kaget juga sih udah
kelihatan dari muka nya,
hohoho.
Di sisi lain ka rere itu orangnya baik, care sama aku, beda ama si Jajang, mangkannya aku lebih
respect sama ka Rere ketimbang ama Jajang. sampai-sampai ka Rere itu mau main ke rumah ku, jauh-jauh dari tempat tinggalnya menemui ku. ka Rere sendiri menemuiku bukan karena ingin
bahas si jajang. tapi sepertinya ia tulus
ingin berteman denganku. dan ketika aku bertemu sama ka Rere, aku merasa canggung, secara baru ketemu sama orang yang mirip artis, iya ka Rere itu mirip
artis menurutku. Wajar aja pak jajang itu suka ya. Ketika tiba di rumahku, ka Rere berbincang-bincang
dengan kakak dan ibuku, membahas perkenalan aku sama kak Rere.
Ibuku bilang: "kok lia bisa sih dapet temen kaya rere yang mirip artis gini"
Ka rere : "ah tante bisa aja, awalnya dari twitter kok :) "
Ibuku : "oh nak rere tinggal dimana?"
dan seterusnya. Tak ada sangkut paut bahas si Jajang.
Ibuku bilang: "kok lia bisa sih dapet temen kaya rere yang mirip artis gini"
Ka rere : "ah tante bisa aja, awalnya dari twitter kok :) "
Ibuku : "oh nak rere tinggal dimana?"
dan seterusnya. Tak ada sangkut paut bahas si Jajang.
Setelah main ke rumahku, Aku dan ka Rere masih berkomunikasi lewat
Whatsapp, maupun twitter. tapi di samping itu ka Rere tak kunjung lagi main ke rumahku. Entah kenapa,
mungkin ka Rere terlalu sibuk dengan dunianya. Tapi apapun itu aku senang sudah berteman
dengannya, dengan orang dewasa yang mau
berbagi pengalamannya denganku. Walau sekarang ka Rere sudah tidak lagi
berbagi pengalamannya setelah mendapat pacar baru, yap ka Rere kini sudah mendapat
pengganti si Jajang, walau katanya si Jajang masih tjintah (baca: cinta) ama
Rere. Hal itu membuat ka Rere ingin melupakan si Jajang. Tak ingin
berkomunikasi dengannya walau hanya menjadi teman saja. Sampai ka Rere
mengganti nomer teleponnya, nge-block twitter Jajang, bahkan gak mau dengar
namanya. Setelah aku Tanya, ka Rere bilang gini : “Aku udah dapet pengganti dia
lho, lebih cakep dari dia, dia mah ke laut aja bersama makhluk2 blorong” hahaha!
lucu juga kak Rere. Berakhirnya hubungan ka rere sama pak Jajang membuat
komunikasiku rentang dengannya. Mungkin
ka Rere sudah bahagia bersama pacar barunya dan si Jajang mungkin telah sibuk mengurusi keluarga dan ke artisannya
sebagai pelawak.
Dua orang itu pernah hadir di dalam hidupku. Seharusnya tak layak ku ceritakan ini di blog, tapi menurutku tak apalah selama aku samarkan nama dan profesinya, dan selama niatku baik hanya untuk di kenang di dalam hidupku.
Dua orang itu pernah hadir di dalam hidupku. Seharusnya tak layak ku ceritakan ini di blog, tapi menurutku tak apalah selama aku samarkan nama dan profesinya, dan selama niatku baik hanya untuk di kenang di dalam hidupku.
Aku rindu ka Rere, yang pernah main kerumahku dan bawain
aku pizzaaa.. akkkkk baik banget kau kak!
Terimakasih pak Jajang dan kak Rere yang udah mampir di kehipanku waktu
dulu. aku
lupa ingin foto2 waktu ka Rere main ke rumahku. Aku gak tau dimana lagi harus jumpa sama ka Rere. Kalau ama Jajang sih
gampang aku tinggal lihat di tv. Atau kalau butuh ilmunya, aku tinggal datang
ke tempatnya, yang ka Rere kasih alamatnya ke aku. Tapi ka rere? Gak tau harus
dimana aku bertemu lagi dengannya.. maaf
ka Rere, aku ceritain kisah ini di blog semata mata hanya untuk di kenang, dan
agar ka rere tau aku mengingat kejadian sewaktu ka Rere dan pak Jajang hadir di
kehidupanku. Sampai jumpa ka Rere…
NB: Btw jajang itu aku samarkan profesinya sebagai pelawak, padahal aslinya bukan. Kalau aku sebutkan
profesi sebenarnya, takut mencoreng nama
baik itu.
Sumber gambar:


Komentar
Posting Komentar